Dizaman sekarang ini banyak sekali restoran yang menyiapkan menu makanan
siap saji, mie instan (mudah di seduh) dan makanan lainnya yang
bersifat instan, Umumnya orang hanya bermodalkan membayar makanan instan
tersebut sesuai dengan harga, lalu tinggal memakannya karena kebanyakan
orang ingin cepat dan mudah, Begitu juga dengan perilaku.
Perilaku
instan ialah perilaku yang semau gue, perilaku yang tidak bertanggung
jawab dan mengingkari norma, juga tidak memikirkan akibat dari perilaku
atau perbuatan yang telah dilakukan. Perilaku yang hanya memikirkan diri
sendiri.
Perilaku instan dapat juga diibaratkan Lempar batu sembunyi
tangan, yaitu melemparkan kesalahan pada orang lain.Seiring majunya
teknologi yang tidak dibarengi kemajuan ahlak akan menjadi bumerang.
Setiap hari televisi menyuguhkan tontonan gratis tentang dunia
kekerasaan, dunia horor dan bahkan dunia seks. Tanpa kita sadari itu
semua telah meracuni generasi kita, Akibatnya kejahatan yang dilakukan
remaja kelewat sadis.
Tak jarang sadisme itu dilakukan karena hal sepele
atau bahkan tidak di latar belakangi masalah dan hanya bermodal iseng
yang ujungnya mengakibatkan harga nyawa murah.Berbagai tindak kejahatan
itu merebak. Tawuran pelajar, corat-coret di jalanan, pencopetan,
pemerkosaan bahkan pembunuhan yang mungkin berlatar belakang masalah
sepele seolah menjadi menu berita setiap hari. Perkelahian pelajar yang
dulu hanya terbatas di Jakarta, kini merambah ke kota mana-mana, Bukan
hal aneh bila geng-geng akan lahir dan bertambah banyak, bukan hal aneh
pula bila otak remaja yang dulu bersih kini menjadi kotor akibat
pengaruh zaman instan ini. Kita sebagai remaja yang mempunyai iman
janganlah sampai terjerumus dan mengikuti kegiatan seperti itu, karena
banyak hal negative yang akan terlahir dari perlakuan seperti itu.